Digimap Sambut Rencana Relaksasi TKDN — Peluang atau Ancaman? |
Jakarta — Authorized Reseller Apple, Digimap, menyambut positif rencana pemerintah melonggarkan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Relaksasi ini menjadi bagian dari negosiasi perdagangan RI–AS untuk merespons tarif impor 32% yang dikenakan Amerika Serikat.
“Aku pas dengar langsung senyum, full senyum, Alhamdulillah sujud syukur.”
— Farah Fausa, GM Marketing Apple Business MAP Zona Adiperkasa (11/4)
Tujuan Relaksasi TKDN
-
🎯 Melunakkan posisi AS dalam negosiasi tarif
-
🎯 Membuka peluang pengurangan tarif 32%
-
🎯 Mempercepat akses produk teknologi global
Pro-Kontra Relaksasi TKDN
Pro (Peluang) | Kontra (Risiko) |
---|---|
Komponen impor lebih murah | Industri komponen lokal terancam |
Produksi teknologi lebih kompetitif | Indonesia hanya jadi pasar pasif |
Akses produk global meningkat | Investasi & lapangan kerja bisa menurun |
“Tanpa TKDN, kita hanya jadi pasar. Tidak ada investasi besar & lapangan kerja.”
— Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute
Kesimpulan
Relaksasi TKDN berpotensi menjadi pedang bermata dua.
✅ Peluang besar bagi pelaku usaha seperti Digimap
⚠️ Risiko serius bagi manufaktur komponen lokal
📌 Kunci sukses → Rancang kebijakan yang cerdas: relaksasi selektif, sambil tetap dorong investasi dan transfer teknologi.